Perusahaan Sekuritas

Saat ini ada sekitar 108 perusahaan sekuritas yang terdaftar di OJK. Namun disini kami hanya memberikan informasi beberapa perusahaan sekuritas yang umumnya digunakan oleh investor ritel saham di Indonesia. Berikut ini daftarnya:


Minimum setoran awal

Rekening Dana Nasabah (RDN)

Fee per transaksi saham

Fee pemeliharaan akun

Fee real time market info

Mirae Asset Sekuritas

Rp 10 juta

BCA, Mandiri, Permata, CIMB Niaga 

0,15% fee beli

0,25% fee jual

Tidak ada

Tidak ada

 

*DISCLAIMER
Informasi perusahaan sekuritas diatas adalah info yang didapatkan dari situs resmi setiap sekuritas. Informasi tersebut bisa saja berubah sewaktu-waktu tanpa sepengetahuan kami. Mohon konfirmasi kembali semua kebenaran informasi pada halaman ini ke sekuritas terkait. Dan jika ada perubahan informasi mohon beri tahu kami melalui halaman kontak kami.

FAQ

Bagaimana cara menjadi nasabah di suatu perusahaan sekuritas?
Berikut ini cara membuka rekening efek:
  1. Mendatangi kantor cabang perusahaan sekuritas atau bisa mendaftar secara online jika tersedia.
  2. Mengisi formulir pembukaan rekening efek & melampirkan dokumen seperti fotokopi KTP, fotokopi cover buku tabungan, fotokopi NPWP (jika ada).
  3. Jika sudah selesai, maka kita akan mendapatkan informasi mengenai Rekening Efek & Rekening Dana Nasabah milik kita.
  4. Siap bertransaksi saham melalui fasilitas online trading yang disediakan oleh perusahaan sekuritas kita.
Dimanakah saya dapat melihat daftar perusahaan sekuritas yang lebih lengkap?
Untuk melihat daftar perusahaan sekuritas silahkan kunjungi website IDX.
Bagaimana jika perusahaan sekuritas pilihan saya tidak ada cabangnya di kota saya?

Anda bisa menggunakan layanan pembukaan akun secara online. Silahkan menghubungi perusahaan sekuritas tersebut untuk mengetahui informasi lebih lanjut.

Apa itu Rekening Dana Nasabah (RDN) ?

Rekening Dana Nasabah (RDN) atau sering juga disebut sebagai Rekening Dana Investor (RDI) merupakan sebuah rekening dana yang dibuka di Bank yang menjadi partner dari perusahaan sekuritas dimana investor menjadi nasabah untuk penyelesaian transaksi di Pasar Modal.

Bagaimana contoh perhitungan fee jual atau beli suatu saham?

Setiap perusahaan sekuritas menerapkan fee beli dan jual yang berbeda-beda, berikut ini contoh ilustrasinya:

Harga saham PT Aneka Tambang (ANTM) Rp 920/lembar (per 13 Januari 2017)
Minimal pembelian saham adalah 1 lot = 100 lembar.
Contoh fee beli = 0.15%
Contoh fee jual = 0.25%

Bagaimana contoh perhitungan pembelian saham?

Jumlah saham yang mau dibeli = 1 lot
Harga pada saat pembelian Rp 920/lembar
Dana yang dibutuhkan = Rp 920 x 100 lembar = Rp 92.000
Fee beli = 0.15% x 92,000 = Rp 138
Total dana = Rp 92.000 + Rp 138 = Rp 92.138,-
Total dana yang dibutuhkan untuk membeli 1 lot saham ANTM sebesar Rp 92.138,-/lot.

Bagaimana dengan contoh perhitungan penjualan saham ?

Jumlah saham yang dimiliki = 1 lot.
Harga pada saat penjualan Rp 950/lembar (hanya contoh)
Dana yang diperoleh = Rp 950 x 100 lembar = Rp 95.000
Fee Jual = 0.25% x 95.000 = Rp 238
Total dana yang diperoleh = Rp 95.000 – Rp 238 = Rp 94.762,-

Jadi keuntungan yang Anda peroleh dari transaksi tersebut = 94.762 – 92.138 = Rp 2.624/lot.

Apa yang dimaksud dengan real time market info?

Real time market info menyediakan data transaksi dari semua perusahaan sekuritas yang terjadi di bursa secara live. Selain itu, data transaksi saham suatu emiten juga bisa dilihat secara live.

Adakah tips dalam memilih perusahaan sekuritas?
Berikut ini faktor-faktor yang dapat Anda pertimbangkan dalam memilih perusahaan sekuritas:

1. Perusahaan Sekuritas yang Legal

Perusahaan sekuritas yang kita pilih harus terdaftar dan diawasi Oleh OJK, untuk mengeceknya Anda bisa melihat di website BEI.

2. Setoran/Deposit Awal Minimum

Besaran setoran awal minimum setiap perusahaan sekuritas berbeda-beda, biasanya mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 10.000.000 tergantung kebijakan masing-masing perusahaan sekuritas.

3. Biaya Transaksi Jual/Beli Saham

Setiap transaksi jual/beli saham pastinya dikenakan biaya transaksi, biasanya sekitar 0.1% hingga 0.3% untuk transaksi beli dan 0.2% hingga 0.4% untuk transaksi jual tergantung kebijakan masing-masing perusahaan sekuritas. Biaya transaksi sering kali menjadi perhatian investor yang aktif karena dengan biaya transaksi yang rendah tentunya lebih menguntungkan.

4. Biaya Pemeliharaan Akun

Ada perusahaan sekuritas yang menerapkan biaya pemeliharaan akun dan ada pula yang tidak (gratis).

5. Bank Rekening Dana Nasabah (RDN) Sama Dengan Rekening Bank Utama (Sehari-hari) Kita

Jika berbeda, maka kita akan dikenakan biaya transfer antar bank saat mentransfer dana dari/ke RDN.

6. Pilihan Membuka Akun Secara Online

Saat ini banyak perusahaan sekuritas yang sudah menyediakan layanan pembukaan rekening secara online, tentunya ini dapat menghemat waktu dibandingkan kita harus datang langsung ke kantor perusahaan sekuritas apalagi kalau kantornya berada jauh dari tempat tinggal kita.

7. Lama Proses Pembukaan Rekening

Saat mendaftar menjadi nasabah suatu perusahaan sekuritas maka kita akan dibuatkan 2 rekening, yaitu rekening efek itu sendiri dan RDN (Rekening Dana Nasabah). Biasanya proses tersebut memakan waktu sekitar 1 hari hingga 1 minggu tergantung perusahaan sekuritas masing-masing.

8. Memiliki Fasilitas Online Trading yang Canggih

Masing-masing perusahaan sekuritas memiliki platform/software online trading yang berbeda-beda. Fitur-fitur seperti charting tools, stock screener, dll tentunya dapat membantu investor dalam melakukan analisa suatu saham.

9. Edukasi yang Diberikan

Edukasi sangatlah penting terutama bagi pemula yang baru memulai investasi saham. Edukasi yang diberikan oleh perusahaan sekuritas bermacam-macam, ada yang melalui pemberian materi, kelas edukasi secara langsung, kelas online atau webbinar, melalui pialang atau equity sales-nya nasabah.

10. Informasi dan Rekomendasi Saham

Informasi dan rekomendasi saham sangat berguna jika Anda tidak memiliki waktu untuk menganalisa saham secara mandiri.

11. Real Time Market Info

Real time market info memberikan informasi mengenai aktifitas transaksi yang sedang terjadi sehingga kita bisa tahu saham mana saja yang baru ditransaksikan. Ada perusahaan sekuritas yang memberikan real time market info secara gratis dan ada juga yang berbayar.

12. Fasilitas Margin

Dengan fasilitas margin kita dapat membeli saham melebihi dari dana yang kita miliki, dengan kata lain menggunakan dana "pinjaman". Trader saham yang aktif sering kali memanfaatkan fasilitas margin untuk mengoptimalkan strategi transaksinya, namun tentunya dengan dikenakan biaya bunga per hari tergantung kebijakan perusahaan sekuritas masing-masing