Belajar Saham

Bedanya Trading Saham dan Investasi Saham

Sumber gambar: Google Images

Perbedaan yang mencolok antara trader saham dan Investor saham ada pada segi waktu memegang saham. Seorang trader atau spekulan saham dapat melakukan jual-beli saham dalam waktu singkat bahkan dalam hitungan menit. Sedangkan seorang investor saham bisa memegang saham dalam jangka panjang bahkan hingga bertahun-tahun.

Lalu apa sih karakteristik lain yang membedakan antara trader dan investor saham? Simak ulasan berikut ini.

Prinsip

Trading saham lebih berorientasi jangka pendek, yaitu membeli saham suatu perusahaan untuk dijual kembali dengan memanfaatkan pergerakan harga saham dalam jangka pendek.

Sedangkan investasi saham lebih berorientasi jangka panjang, yaitu membeli saham suatu perusahaan dengan prinsip membeli suatu bisnis, sehingga yang ditargetkan adalah kenaikan harga saham dalam jangka panjang serta. Selain itu, pembagian dividen juga merupakan target yang diincar oleh seorang investor saham.

Target Saham

Trading saham cenderung mengincar saham yang liquid (aktif diperdagangkan) dan diprediksi akan rebound.

Sedangkan investasi saham cenderung fleksibel dalam memilih saham. Seorang investor saham tidak ragu membeli saham yang pergerakannya sedang tidur dengan prediksi bahwa harga akan naik dalam jangka panjang.

Strategi

Trading saham lebih berorientasi pada analisa teknikal dibanding analisa fundamental. Seorang trader saham akan aktif melihat grafik untuk memantau pergerakan harga saham. Biasanya grafik yang digunakan adalah rentang daily atau rentang waktu dibawahnya.

Sedangkan investasi saham lebih berorientasi analisa fundamental. Seorang investor saham akan sangat memperhatikan laporan keuangan serta sentimen atau berita mengenai suatu perusahaan. Hal itu bertujuan untuk mengetahui kinerja perusahan selama ini dan prospeknya di masa mendatang.

Target Keuntungan (Profit)

Trading saham cenderung menargetkan keuntungan kecil biasanya di bawah 10 persen karena hanya memanfaatkan momentum pergerakan harga saham dalam jangka pendek.

Sedangkan investasi saham cenderung menargetkan keuntungan besar bisa puluhan persen karena memanfaatkan momentum pergerakan harga saham dalam jangka panjang. Selain itu, ada juga investor saham yang mengoleksi saham suatu perusahaan karena perusahaan tersebut rutin membagikan dividen dalam jumlah yang besar.

Pengetahuan Kondisi Ekonomi Makro

Trading saham kurang memperhatikan kondisi ekonomi makro karena hanya memegang suatu saham dalam jangka pendek.

Sedangkan investasi saham sangat memperhatikan kondisi ekonomi makro karena jika kondisi ekonomi stabil maka perusahaan akan lebih mudah tumbuh dan meningkatkan labanya.

Dari ulasan di atas, dapat dimengerti bahwa menjadi trader saham lebih sulit karena membutuhkan usaha dan waktu untuk terus memantau perkembangan harga saham di pasar. Sedangkan, menjadi investor saham lebih fleksibel dan simpel karena cukup melihat prospek ekonomi makro serta prospek bisnis suatu perusahaan dalam jangka panjang. Semoga artikel di atas bermanfaat 🙂

Memiliki passion yang kuat untuk berkarir di industri pasar modal dan ingin mengajak masyarakat untuk lebih mengenal investasi di pasar modal.

Share:

2 thoughts on “Bedanya Trading Saham dan Investasi Saham

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *